Judul : Akhir Perjuangan di Uber Cup 2002
Penulis : Rendra Sanjaya
Ukuran : 14 x 21
Halaman : 64 halaman
Sejarah berulang, ketika Belanda kembali “menjajah” Indonesia melalui lapangan bulu tangkis. Indonesia bertekuk lutut di hadapan bekas penjajahnya setelah tim Uber Indonesia menyerah dengan angka 2-3 pada tim Belanda di putaran final Piala Thomas/Uber, di Tianhe Gymnasium, Guangzhou (11/5/2002). Berakhirnya perjuangan tim Uber Indonesia di kompetisi ini membawa pelajaran berharga. Evaluasi mendalam menjadi fokus utama untuk menyusun strategi yang lebih kuat
di masa depan. Strategi mengacak-acak pasangan ganda yang dilakukan Tim Uber Indonesia nyatanya merugikan Indonesia sendiri. Pasalnya, Indonesia bakal kesulitan dalam mengevaluasi kekuatan dan kelemahan tim sendiri.