Judul Buku: INDONESIA DIGAGALKAN IKUT OLIMPIADE LONDON 1948
Penulis: Osa Kurniawan Ilham
Ukuran: 15 x 23 cm
Tebal: 328 halaman
Sinopsis:
Revolusi Indonesia ternyata tidak identik dengan narasi pertempuran melulu. Masa itu tidak hanya ditandai dengan desing peluru dan bau khas mesiu tetapi juga banyak aktivitas perjuangan yang jauh dari tindakan membunuh atau dibunuh. Walaupun republik masih bayi, Indonesia sudah punya cita-cita dan keinginan luhur untuk mengirimkan para olahragawannya ke Olimpiade London 1948 di Inggris. Tetapi sayang cita-cita itu harus dikubur dahulu oleh karena upaya culas para kolonialis.
Mayoritas rakyat Inggris; termasuk partai-partainya yang berada di dalam parlemen; walaupun terlihat getol mendukung Indonesia di tahun 1945-1946 ternyata tidak berhasil memperjuangkan Indonesia untuk bisa tampil, atau paling tidak mengirimkan wakilnya sebagai observer, ke Olimpiade London tersebut.
Dari kisah yang terjalin dalam buku ini kita akan tahu bahwa para pendahulu kita ternyata memiliki visi dan pandangan mulia yang jauh ke depan. Mereka tahu bahwa ujung dari sebuah kemenangan dalam suatu revolusi tidaklah melulu menang dalam pertempuran bersenjata, tetapi juga bagaimana sesudah revolusi usai harus membangun sebuah peradaban yang berperikemanusiaan dalam lingkungan persahabatan antara manusia dan antar bangsa. Salah satunya melalui olahraga. Untuk itu kita harus berterimakasih pada mereka yang telah meletakkan fondasi dan dasar-dasar keolahragaan kita saat ini. Nama-nama mereka yang berjasa tersebut bertebaran di dalam buku ini. Mereka patut dikenang dan mendapat hormat dari kita.