Judul : Membumikan Bahasa Daerah
Penulis : Rendra Sanjaya
Ukuran : 14 x 21
Halaman : 74 halaman
Budaya bertutur dalam bahasa daerah biasanya pudar atau hilang pada generasi tertentu. Alasannya beragam, mulai dari kawin campur, bahasa tidak lagi digunakan, hingga globalisasi. Lantas, bagaimana agar bahasa daerah tidak hilang dan punah? Bahasa daerah bisa punah jika tidak lagi digunakan oleh penuturnya.
Generasi muda kini jadi ujung tombak pelestarian dan pemanfaatan bahasa daerah. Pelajaran dan penggunaan bahasa daerah penting untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap bahasa daerah. Penutur bahasa daerah diharapkan bertambah dan ancaman kepunahan bahasa bisa dihindari. Sayangnya, tidak semua generasi muda mau berbahasa daerah. Selain dianggap kurang ”prestisius”, anak muda pun kesulitan karena bahasa daerah bervariasi. Ada bahasa halus yang hanya digunakan ke orang yang lebih tua atau yang dihormati. Ada pula bahasa seharihari yang hanya digunakan sesama teman.